untuk nambahkan menu di bawah judul

Selasa, 14 Januari 2014

Microteaching Fisika FKIP UNILA semester genap 2014: Materi Pembelajaran ke-1, ditulis oleh: Eko Suyanto




PEMBELAJARAN MIKRO
dan
PERLENGKAPANNYA




OUTLINE

Apakah pembelajaran mikro?

Peralatan pendukung perkulihan micro teaching

Instrumen observasi terfokus praktik pembelajaran mikro dan rekaman audio-visual

Forum diskusi umpan balik

Rangkuman

Tes penguasaan hasil belajar

 
 


KOMPETENSI  DASAR
Menjelaskan tentang praktik pembelajaran mikro baik peralatan pendukung maupun mekanisme penyelenggraannya.
INDIKATOR
  1. Menjelaskan praktik pembelajaran mikro
  2. Menjelaskan arti pembelajaran
  3. Membedakan pembelajaran dengan pembelajaran mikro
  4. Menjelaskan inti strategi dalam perkulihan mikro teaching
  5. Menjelaskan peralatan pendukung dalam penyelenggraan perkulihan mikro teaching
  6. Menjelaskan jenis rekaman yang harus ada dalam praktik micro teaching tanpa rekaman audio visual.
  7. Menjelaskan jenis rekaman rekaman yang harus ada dengan rekaman audio visual.
  8. Menjelaskan tujuan analisis data hasil rekaman tertulis dan audio visual dalam praktik micro teaching
  9. Menjelaskan tugas observer sebelum diselenggrakan forum diskusi umpan balik.
  10. Menjelaskan manfaat forum diskusi umnpan balik




Pada perkembangan pendidikan saat ini, peran guru tidak lagi sebagai pengajar (bertugas mengajar), tetapi telah berubah menjadi bertugas memberi pembelajaran. Kegiatan pengajaran, menjadi lebih lazim disebut sebagai kegiatan pembelajaran. Istilah guru-murid menjadi pemberi pebelajaran- peserta belajar, Proses Belajar dan Mengajar (PBM) menjadi Proses Pembelajaran dan Belajar (PPB) lebih lazim disebut proses pembelajaran.
Pembelajaran adalah susunan informasi dan lingkungan yang sengaja didesain untuk memudahkan belajar. Lingkungan yang dimaksud, tidak hanya tempat dimana pembelajaran berlangsung, tetapi juga metode, media, dan perlengkapan yang dibutuhkan untuk menyampaikan informasi dan membimbing siswa belajar. (Heinich, dkk. 1993). Kata kunci arti pembelajaran adalah susunan informasi, penataan lingkungan, dan memudahkan belajar.
Apakah pembelajaran mikro?
Pembelajaran mikro atau biasa juga disebut dengan  micro teaching “mungkin lebih tepat dengan micro instructional”. Adalah suatu strategi perkuliahan untuk menyiapkan calon guru sehingga menguasai keterampilan-keterampilan dasar memberikan pembelajaran. Pembelajaran mikro sebenarnya merupakan miniatur dari pembelajaran sesungguhnya, sehingga seluruh dimensi pembelajaran juga terdapat dalam pembelajaran mikro, tetapi dengan ukuran yang serba kecil.
Dosen melatihkan pembelajaran mikro kepada mahasiswa dan mahasiswa latihan praktik pembelajaran mikro (praktikum micro teaching), ini merupakan inti strategi perkuliahan micro teching. Dengan strategi pembelajaran seperti itu, diharapkan akan membentuk keterampilan-keterampilan sebagai seorang guru dalam arti makro.

Peralatan Pendukung Perkulihan Micro Teaching
Untuk penyelenggaraan perkulihan micro teaching, selain kesiapan teoritik tentang pembelajaran mikro juga diperlukan peralatan-peralatan pendukung, diantaranya:
  1. Studio micro teaching, dibeberapa LPTK seperti Fakultas keguruan dan ilmu pendidikan Universitas Lampung menyebut dengan Laboratorium Pembelajaran, sering juga disebut sebagai Laboratorium Micro Teaching.
  2. Panduan Penyelenggaraan praktikum untuk dosen, meliputi recana setiap kegiatan perkuliahan, baik pembelajaran untuk penguasaan teoritik, penugasan untuk menunjang penguasaan teoritik, mapun rencana praktikum, instrumen observasi dan sistem asesmen.
  3. Panduan Praktikum Pembelajaran Mikro untuk Mahasiswa, meluputi: Bahan bacaan untuk penguasaan teoritik, panduan tugas untuk menunjang penguasaan teoritik, dan panduan praktikum (termasuk instrumen asesmen)
Di dalam Laboratorium Micro Teaching diperlukan pralatan-peralatan khusus untuk keperluan perekaman dan penayangan ulang ptraktik pembelajaran mikro. Peralatan-peralatan tersebut berupa: Kelas micro dengan segala asoseris khususnya, meliputi: meja kursi yang representatif seperti di sekolah, papan tulis, OHP, perlatan multi media (komputer multi media, Televisi, kamera film, DVD player, VCD Player)


Gambar.1.1 Kelas Studio Micro Teaching FKIP Unila (Maret , 2005)

Instrumen obeservasi terfokus praktikum pembelajaran mikro dan rekaman audio-visual
Untuk mengases penguasaan keterampilan oleh praktikan dalam pembelajaran mikro, diperlukan instrumen yang dapat merekam (mengabadikan) jalannya presentasi praktik pembelajaran mikro. Salah satu instrumen yang dapat digunakan adalah berupa instrumen observasi terfokus (secara terperinci dibahas dalam bab 2, sebagai instrumen asesmen praktikum pembelajaran mikro). Instrumen observasi terfokus berupa borang yang digunakan untuk melakukan pengamatan dan perekaman serta penilaian secara tertulis. Pengisian borang difokuskan pada indikator-indikator suatu keterampilan dasar memberi pembelajaran. Instrumen observasi terfokus ini biasanya terdapat dalam panduan dosen maupun panduan mahasiswa, atau secara keseluruhannya terdapat dalam buku ajar mata kuliah mikro teaching.
Selain instrumen observasi terfokus, bisa juga disertai dengan hasil rekaman audio-visual berupa video tape maupun Video Compac Dis (VCD). Rekaman audio-visual ini dapat tersedia jika studio tempat praktik memiliki fisilitas perekaman film. Sebagai contoh di Laboratorium Pembelajaran FKIP Universitas Lampung, meskipun belum begitu representatif, namun telah memiliki kamera film MiniDV yang dilengkapi dengan peralatan transfer VCD.

Perbedaan hasil rekaman antara yang menggunakan Instrumen Observasi terfokus dengan yang menggunakan Perekam Audio-Visual.
Rekaman yang diperoleh menggunakan instrumen observasi terfokus, khusus untuk satu keterampilan dasar saja, karena setiap satuan instrumen yang dirakit difokuskan pada satu keterampilan dasar. Sedangkan hasil rekaman Audio-visual berupa rangkaian utuh dari keseluruhan keterampilan yang dapat ditampilkan dalam satu kali presentasi praktik pembelajaran mikro. 
Untuk suatu LPTK sudah dilengkapi dengan Studio Pembelajaran Mikro dan memiliki perekam audio-visual, maka sudah seharusnya dalam setiap praktik dalam kuliah Micro Teaching ada rekaman tertulis dan rekaman audio-visualnya. Rekaman tertulis berguna  untuk membantu peserta kuliah (calon guru) untuk mendalami teorinya secara cermat. Sedangkan rekaman audio-visual berguna untuk membantu praktik penyelenggaraan pembelajarannya.
Forum Diskusi Umpan Balik
Dosen dan observer (minimal 2 orang mahasiswa, dengan 3 sumber data dapat dilakukan triangulasi) perlu melakukan analisis terhadap data yang terekam dalam instrumen observasi terfokus serta rekaman otentik audio-visual. Analisis dilakukan untuk melihat:
  1. Indikator suatu keterampilan dasar yang belum di praktikkan.
  2. Indikator suatu keterampilan dasar yang sudah dipraktikkan tetapi belum tertampilkan secara oiptimal.
  3. Kebiasaan buruk yang muncul selama presentasi praktik pembelajaran mikro, seperti sering menyisir rambut dengan jari, sering memegang hidung, sering mengucap: “apa itu”, “eee...”, “barangkali...”; mengucapkan kata tidak lengkap (terpotong)
  4. Penampilan fisik , seperti pakaian dan cara berpakaian, potongan rambut dan penataannya/cara bersisir.
Hasil analisis tersebut  disampaikan kepada praktikan sebagai umpan balik. Penyampaian umpan bailik dari dosen maupun observer dalam forum diskusi kelas atau disebut forum diskusi umpan balik. Balikan-balikan yang disampaikan kepada praktikan menjadi bahan diskusi kelas. Diskusi dan hasilnya haruslah dalam bentuk saran-saran preskriptif sehingga dapat langsung digunakan praktikan untuk memperpaiki penampilan kinerja pembelajaran dalam presentasi praktik pembelajaran mikro berikutnya. Mekanisme praktik semacam ini akan menjadikan praktikan semakin matang menguasai suatu keterampilan yang menjadi fokus amatan.

RANGKUMAN
Praktikum presentasi pembelajaran mikro marupakan praktik pembelajaran dalam skala mikro. Setiap dimensi pembelajaran sebenarnya akan ditemui juga dalam pembelejaran mikro, hanya saja dalam ukuran kecil. Tujuan utama dari pennyelenggraaan praktik presentasi pembelajaran mikro pada setiap kali presentasinya adalah untuk melatih satu keterampilan dasar. Perekaman secara tertulis selama presentasi praktik pembelajaran mikro menggunakan Instrumen observasi terfokus. Setiap satu satuan instrumen observasi terfokus berupa borang yang pengisiannya terfokus pada indikator-indikator satu keteramnpilan dasar memberikan pembelajaran. Selain reka-man secara tertulis, presentasi praktik pembelajaran mikro juga direkam secara audio-visual. Data yang terakam baik yang tertulis maupun rekaman audio visual dianalisis untuk mengetahui, apakah suatu keterampilan dasar:
  1. Indikator suatu keterampilan dasar yang belum di praktikkan.
  2. Indikator suatu keterampilan dasar yang sudah dipraktikkan tetapi belum tertampilkan secara oiptimal.
  3. Kebiasaan buruk yang muncul selama presentasi praktik pembelajaran mikro.
  4. Penampilan fisik. , seperti pakaian (model dan cara berpakaian), potongan rambut dan penataannya/cara bersisir.
Keempat hal hasil analisis tersebut dijadikan bahan diskusi dalam forum diskusi umpan balik. Forum diskusi umpan balik diselenggrakan sebagai sarana untuk memberikan umpan balik kepada praktikan khususnya dan menjadi bahan belajar bagi seluruh peserta kuliah. Hasil Diskusi umpan balik berupa saran preskriptif untuk memperbaiki keterampilan pembelajaran mikro.
TES PENGUASAAN HASIL BELAJAR
  1. Jelaskan bagaimana penyelenggaraan praktik pembelajaran mikro!
  2. Jelaskan arti pembelajaran!
  3. Uraikan secara tertulis beda pembelajaran dengan pembelajaran mikro!
  4. Jelaskan inti strategi perkulihan mikro teaching!
  5. Jelaskan peralatan pendukung dalam penyelenggraan perkulihan mikro teaching!
  6. Jelaskan jenis rekaman yang harus ada dalam praktik micro teaching tanpa rekaman audio visual!
  7. Jelaskan jenis rekaman rekaman yang harus ada dengan rekaman audio visual!
  8. Jelaskan tujuan analisis data hasil rekaman tertulis dan audio visual dalam praktik micro teaching!
  9. Jelaskan tugas observer sebelum diselenggarakan forum diskusi umpan balik!
  10. Jelaskan manfaat forum diskusi umpan balik !